Kamis, 13 November 2008

Bahasa Jepang dan Mandarin dalam Pesantren Al Washilah

Tuntutan Global atas skill yang mampuni membuat setiap indivindunya harus dapat berfikir cerdas agar tidak tertinggal, betapa tidak dunia kerja yang ada saat ini lebih mengutamakan seseorang dengan kriteria yang lebih baik dalam setiap spesifikasinya. tentu dalam menjawab tantangan ini DR.Drs.KH.A Dasuki Adnan,SH.MA sebagai Pimpinan/Pengasuh Yayasan serta Pondok Pesantren Al Washilah menananamkan kepada setiap santri dan anak didiknya mulai dari TK Al Washilah sampai pada perguruan tinggi untuk terus mengasah skill individu baik dalam content science maupun content science of religion. Dalam sistem pendidikan yang beliau atur sedemikian rupa, kini TK Al Washilah mengajarkan kepada seluruh anak didiknya balajar bahasa inggris sebagai percakapan dan sempoa sebagai pembekalannya begitu juga dengan ratusan siswa/siswi SMP Al Washilah yang saat ini mempelajari Bahasa Jepang dan Mandarin. Pada awalnya para siswa merasa sangat sulit melafadzkan bahasa jepang dan mandarin, " mungkin mereka belum terbiasa tidak seperti Bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang biasa menjadi percakapan sehari-hari Insya Allah kedepannya nanti sedikit demi sedikit mereka akan terbiasa " tutur bapak Ade badar Taufiq, ST Kepala SMP Al Washilah Jakarta.

Tidak ada komentar: